
















































Tahun ini menjadi awal pertemuan kami, sebatas kenal tanpa pernah komunikasi.
Beberapa kesempatan sering mempertemukan kami, sampai pada akhirnya terjadi adanya komunikasi. Tidak pernah diduga seiring waktu berjalan komunikasi semakin intens, tidak ada perjanjian atau komitmen yang jelas terkait dengan rencana jangka panjang karena kami pikir perjalanan masih terlalu jauh masih banyak mimpi masing-masing yang harus kami wujudkan jadi kami yakin kapanpun takdir bisa saja merubahnya, sampai akhirnya pertengahan 2016 takdir mengasingkan kami, kami berjalan pada garis dan mimpi masing-masing.
Dengan jarak kami yang sangat jauh apalagi dalam hal komunikasi, garis kembali mempertemukan pada satu titik yang sama. Hingga komunikasi itu muncul kembali, namun masih sangat jarang. sampai pada akhirnya kami satu kontak whatsapp. Lagi lagi tidak ada rencana apapun, komunikasi semakin sering semakin intens. Hanya sebatas komunikasi, tidak ada pertemuan hanya bertemu pada ketidaksengajaan. Kami pikir dengan cara demikian tidak akan bertahan selama ini, tapi ternyata dugaan kami salah komunikasi kami terus berjalan hingga pada akhirnya di 2019.
Kami masih membangun mimpi kami masing-masing, apalagi jarak semakin jauh sehingga minim adanya pertemuan. Tapi komunikasi kami tetap berjalan, masih dengan intens. Kami berbicara terkait dengan rencana jangka panjang. Tapi sepenuhnya kami serahkan kembali pada takdir, hingga pada akhirnya di 2024.
Setelah selesai dengan kewajiban masing-masing, kami memutuskan untuk berbicara ke arah serius menentukan langkah kedepannya akan seperti apa sampai mempertemukan kedua keluarga, hingga pada 13 April 2024 kami melangsungkan lamaran dan memutuskan menikah di 15 April 2025.