
Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki."
Kejadian 2:22-23








Pertemuan kami diawali sejak kami masih kecil, orang tua kami sudah saling mengenal karena satu wilayah rumah dan gereja yang sama.
Kami semakin dekat satu sama lain. Seringkali bertukar cerita dan menghabiskan waktu bersama seperti sahabat.
Setelah 16 tahun menjadi sahabat dari kecil, perasaan nyaman itu berubah menjadi sayang dan cinta. Rasa kehilangan karna perbedaan jarak dan waktu dikarenakan perbedaan tempat pada masa kuliah, menyadarkan kami bahwa perasaan itu lebih dari sekedar sahabat. Maka kami memutuskan untuk menyatakan dan menjalani kisah hubungan kami.
Setelah 5 tahun berpacaran, akhirnya kami mengambil keputusan dan langkah besar untuk hidup bersama, bagaikan “teman kecil menjadi teman seumur hidup”. Dengan keyakinan dan atas restu Tuhan dan kedua orang tua kami sepakat untuk mengikat janji suci dalam ikatan pernikahan.