Assalamu`alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh
Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Ya Allah semoga ridho-Mu tercurah mengiringi pernikahan kami:



"Alimpung Islan" jadi saksi pertemuan kami. Momen liburan bersama teman bukan menjadi tempat healing, melainkan jadi sasaran tanda tanya antara satu sama lain dari kami. Siapa dia?, bagaimana dia?, apakah dia orangnya? Dan seterusnya...
Pertanyaan itu tidak berubah menjadi jawab sampai hamparan air memisahkan kami ke darat.
Cinta kami pertama kali jatuh bukan saat pernyataan cinta tercurah dari satu sama lain. Melainkan saat banyak waktu mempertemukan, banyak hal yang kami debatkan, dan perbedaan jalan fikiran yang justru menyatukan dua kepala dalam satu komitmen yang akhirnya kami sepakati bersama.
Kami rasa 18 bulan waktu yang cukup untuk menjalani hubungan ini. Keseriusan, Do'a, dan Restu keluarga membawa kami sampai di titik ini. Tepat bulan November kemarin kami melangsungkan acara lamaran dan akan merayakan hari bahagia kami di Februari nanti.
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
QS. Ar-Rum : 21