
Assalamu`alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh
Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Ya Allah semoga ridho-Mu tercurah mengiringi pernikahan kami:





Ahmad Zaini, laki-laki yang ku kenal sejak di bangku MTs tahun 2011 dulu, dulu aku tidak menyukai nya. Bahkan kita pernah di sidang di ruang guru karna berkelahi (waktu itu).
Berlalu nya waktu, kami melanjutkan sekolah di tempat yang berbeda, dia ke MAN, aku ke SMA. Aku melanjutkan belajar ke universitas tertua yang ada di Kalimantan, tepatnya Banjarmasin. Singkat saja tahun 2021 beberapa bulan sebelum aku wisuda, teman satu kampung ku yang juga sekaligus teman di kampus mengajak meet up sekedar ngopi, etc. ala-ala reuni MTs tapi di perantauan.
Dan waktu meet up itu ada dia (calon suami, hihi) karna dia ada yang di urus di Banjarmasin katanya. Chat-chat an berakhir nyaman dan terjalin lah sebuah hubungan.
Dia sederhana tapi selalu semampu nya mengusahakan, tidak berkata romantis seperti yang lainnya tapi bertindak mempertahankan, kaya nya kalo bukan karna kesabaran dia hubungan ini sudah beribu kali kandas di tengah jalan.
Siapa yang sangka dulu aku ingin punya suami dari luar kota biar kalo mudik bisa perjalanan jauh kaya orang-orang, tapi ternyata calon suami rumahnya hanya berjarak 2,5 KM dari rumah aku. Berawal dulu dari yang tidak menyukainya, berakhir sekarang menjadi dalam mencintainya. Jodoh memang selalu jadi misteri, hanya Allah SWT yang tahu.
Ini cerita bucin versi ku, cerita bucin versi dia? Aku juga penasaran, ehehe. Kita liat "Cerita Cinta Season 2" nanti di undangan resepsi kedua kami pada tanggal 29 Juni 2025.
إِنْ شَاءَ ٱللَّٰهُ, ما شاء الله تبارك الله.
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
QS. Ar-Rum : 21