


Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.
(QS. Ar-Rum: 21)




Kami bertemu di tahun 2023, di sebuah sanggar kesenian. Bukan sebagai penari, bukan sebagai pemain musik—hanya dua orang yang dipertemukan oleh suasana, kegiatan, dan ketulusan. Waktu itu, kami tidak tahu bahwa pertemuan sederhana itu akan menjadi awal dari perjalanan panjang yang istimewa.
Tahun berganti, dan pada 2024, kami memutuskan untuk saling menggenggam. Tidak tergesa, tapi juga tidak ragu. Cinta kami tumbuh perlahan—dari rasa nyaman, dari percakapan yang jujur, dari kebersamaan yang tak dibuat-buat.
Januari 2025, kami mempertemukan dua keluarga. Hangat, penuh restu. Lalu, 14 April 2025, kami bertunangan. Sebuah janji kecil untuk melangkah lebih jauh.
Dan kini, 22 Juni 2025, kami mengikat janji suci.
Bukan hanya karena cinta, tapi karena kami yakin:
kami diciptakan untuk berjalan berdua.