Assalamu`alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh
Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Ya Allah semoga ridho-Mu tercurah mengiringi pernikahan kami:




Singkat cerita kami pernah dekat di tahun 2018,tetapi karna ada satu dan lain hal yg mengharuskan saya untuk tidak menghubunginya lagi..
Di tahun 2022 tepatnya di bulan januari , saya diterima bekerja di kantor desa,lebih tepatnya di kantor Desa Negara Ratu,pada saat itu saya yg notabene tidak tau apa apa tentang dunia pemerintahan,jadi saya berfikir untuk mencari pengalaman dengan mencari tau atau belajar dari senior desa lain.
Dan pada saat itu saya ingat bahwa calon suamiku ini bekerja di kantor desa juga,jadilah saya menghubunginya lewat inbox fb, niatnya untuk belajar yah..,karna mas bayu ini bekerja di balai desa kurang lebih nya 5 thn..
Berawal yg niatnya belajar bersama,jadi membuat kami makin intens chatan..
Tepat di lebaran tahun 2022, mas bayu mengajak saya untuk kerumahnya sekalian berkenalan dengan kedua orangtua nya dan just informasi kami belum jadian..
Di bulan mei mas bayu bilang ke saya kalau mau menjalin hubungan yg serius.. jadi pada saat itu kami memutuskan untuk menjalin hubungan (berpacaran).
Singkat cerita kami menjalin hubungan 3 tahun pacaran seumur dengan saya bekerja di kantor desa, pada tahun 2024 tepatnya saat lebaran idul fitri,mas bayu menunjukan keseriusannya dengan langsung membawa kedua orang tuanya bertemu dengan kedua orang tuaku..
Dan di saat itulah kedua orang tua sepakat untuk menikahkan kami di tahun 2025 tepatnya di tanggal 15 juni 2025..
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
QS. Ar-Rum : 21