
Assalamu`alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh
Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Ya Allah semoga ridho-Mu tercurah mengiringi pernikahan kami:





Kami pertama kali bertemu di toko tempat saya bekerja dan kebetulan dia adalah sahabat dari partner kerja saya. Kemudian di hari itu juga saya yang sedikit modus dan ternyata dia membalas dengan gentle. Tak berselang lama, malam harinya kami pergi hangout di Alun-Alun Karanganyar yang di mana di sana kami banyak bercerita dan bertukar pikiran untuk pertama kalinya dan alhamdulillah sekali dia menanggapi dengan santai. Akhirnya, kami memutuskan untuk saling berkomitmen untuk ke jenjang yang serius.
Kami pertama kali LDR Solo-Semarang, dikarenakan dia mendapatkan pekerjaan di Semarang dan di situlah hubungan kami diuji dengan berbagai permasalahan yang ada. Namun, selama LDR dia lebih sering bolak-balik Semarang-Solo karena ada hati yang saling merindu dan juga keluarga yang dia rindukan.
Kami memutuskan untuk melangkah ke pertemuan antar keluarga yang begitu intimate dan dia melamar saya di depan keluarga besar dengan penuh keberanian dan tanggungjawab.
Kami melakukan foto Pre-Wedding untuk finalisasi agenda kami kedepannya dan tinggal menunggu hari H pernikahan. Yeayyyyyy!!!
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
QS. Ar-Rum : 21