
















































Setelah enam bulan berkomunikasi. Akhirnya yeyet memperbolehkan ukon untuk menemuinya setelah banyaknya alasan penolakan untuk bertemu bahkan untuk balas chat pun butuh waktu beberapa hari. Saat itu hubungan kami hanya sebatas teman. Berawal dari pertemuan ini kami mulai sering bertemu dan komunikasi semakin intens sehingga munculah perasaan saling nyaman.
Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semua sudah tersusun rapi oleh sang maha kuasa. Kita tidak bisa memilih kepada siapa kita jatuh cinta. Tidak pernah disangka bahwa pertemuan dan komitmen kita membawa pada suatu ikatan cinta yang suci.
Kami melangsungkan acara lamaran. Kehendak-Nya menuntun kami pada sebuah pertemuan yang tak pernah di sangka hingga akhirnya membawa kami pada sebuah ikatan suci yang dicintai-Nya.
Percayalah, bukan karena bertemu lalu berjodoh tapi karena berjodoh lah maka kami dipertemukan, kami memutuskan untuk mengikrar janji suci pernikahan kami yang Insya Allah akan dilaksanakan pada 16 Februari 2025. Sebagaimana yang pernah dikatan oleh saydina Ali bin Abi Thalib “Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu”.